Orkitis adalah kondisi peradangan pada satu atau kedua testis yang dapat menimbulkan nyeri hebat dan pembengkakan. Penyakit ini bisa terjadi pada pria dari berbagai usia dan sering kali berkaitan dengan infeksi, baik virus maupun bakteri. Jika tidak ditangani dengan tepat, orkitis dapat berdampak pada kesuburan pria.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu orkitis, penyebab, gejala, cara diagnosis, pengobatan, serta pencegahannya.
Apa Itu Orkitis?
Orkitis adalah peradangan pada testis (buah zakar) yang berfungsi menghasilkan sperma dan hormon testosteron. Peradangan ini dapat terjadi pada satu testis (orkitis unilateral) atau kedua testis (orkitis bilateral).
Dalam banyak kasus, orkitis terjadi bersamaan dengan epididimitis (peradangan pada saluran sperma), kondisi ini disebut epididimo-orkitis.
Penyebab Orkitis
Penyebab orkitis tergantung pada jenis infeksinya.
1. Orkitis Akibat Infeksi Virus
- Virus gondongan (mumps) adalah penyebab paling umum
- Biasanya terjadi pada remaja dan pria dewasa
- Muncul beberapa hari setelah pembengkakan kelenjar ludah
2. Orkitis Akibat Infeksi Bakteri
- Infeksi saluran kemih
- Penyakit menular seksual (gonore, klamidia)
- Infeksi prostat
- Penggunaan kateter urine
Gejala Orkitis
Gejala orkitis dapat muncul secara tiba-tiba atau bertahap.
Gejala Umum Orkitis
- Nyeri pada testis (ringan hingga berat)
- Pembengkakan dan kemerahan pada skrotum
- Rasa hangat pada testis
- Demam dan menggigil
- Mual dan muntah
- Nyeri saat buang air kecil
- Nyeri saat ejakulasi
Apakah Orkitis Berbahaya?
Jika tidak ditangani, orkitis dapat menyebabkan:
- Penyusutan testis (atrofi testis)
- Penurunan produksi sperma
- Infertilitas (kemandulan)
- Nyeri kronis pada skrotum
- Abses testis (jarang)
Cara Diagnosis Orkitis
Diagnosis orkitis dilakukan melalui:
- Wawancara medis dan pemeriksaan fisik
- Tes urine
- Tes darah
- USG skrotum
- Tes PMS bila dicurigai infeksi menular seksual
Pengobatan Orkitis
Pengobatan orkitis tergantung pada penyebabnya.
Pengobatan Orkitis Bakteri
- Antibiotik sesuai resep dokter
- Obat pereda nyeri dan antiinflamasi
- Istirahat total
- Mengompres dingin area skrotum
Pengobatan Orkitis Virus
- Tidak memerlukan antibiotik
- Pereda nyeri dan demam
- Istirahat cukup
- Perawatan suportif hingga sembuh
Penting untuk menghabiskan obat sesuai anjuran dokter.
Perawatan Mandiri di Rumah
- Menggunakan penyangga skrotum
- Menghindari aktivitas berat
- Minum air putih cukup
- Menghindari hubungan seksual sementara waktu
Cara Mencegah Orkitis
Beberapa langkah pencegahan orkitis:
- Vaksin MMR untuk mencegah gondongan
- Menggunakan kondom saat berhubungan seksual
- Menjaga kebersihan area genital
- Mengobati infeksi saluran kemih sejak dini
- Pemeriksaan kesehatan rutin
Kapan Harus ke Dokter?
Segera ke dokter jika mengalami:
- Nyeri testis mendadak dan hebat
- Pembengkakan skrotum
- Demam tinggi
- Nyeri tidak membaik dalam 1-2 hari
Kesimpulan
Orkitis adalah peradangan testis yang dapat menimbulkan nyeri dan berisiko menurunkan kesuburan jika tidak ditangani. Dengan diagnosis dini, pengobatan yang tepat, dan langkah pencegahan, orkitis dapat disembuhkan dan komplikasi dapat dihindari.
Jangan menunda pemeriksaan medis jika mengalami keluhan pada testis.