Disfungsi ereksi adalah kondisi ketika pria mengalami kesulitan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. Masalah ini cukup umum terjadi dan dapat memengaruhi kualitas hidup, kepercayaan diri, serta hubungan dengan pasangan.

Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai apa itu disfungsi ereksi, penyebab, gejala, cara diagnosis, pengobatan, serta pencegahannya.

Apa Itu Disfungsi Ereksi?

Disfungsi ereksi (DE) adalah gangguan fungsi seksual pria yang ditandai dengan ketidakmampuan mempertahankan ereksi secara konsisten. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau kronis, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Disfungsi ereksi tidak hanya dialami oleh pria lanjut usia, tetapi juga dapat terjadi pada pria muda akibat faktor gaya hidup, psikologis, atau kondisi medis tertentu.

Penyebab Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh kombinasi faktor fisik dan psikologis.

Penyebab Fisik

  • Penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Gangguan hormon (testosteron rendah)
  • Obesitas
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Merokok, alkohol, dan penyalahgunaan narkoba

Penyebab Psikologis

  • Stres
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Trauma seksual
  • Masalah hubungan dengan pasangan

Gejala Disfungsi Ereksi

Gejala utama disfungsi ereksi meliputi:

  • Sulit mencapai ereksi
  • Ereksi tidak cukup keras
  • Ereksi tidak bertahan lama
  • Penurunan gairah seksual
  • Ejakulasi dini atau terlambat (pada beberapa kasus)

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter jika:

  • Disfungsi ereksi berlangsung lebih dari 3 bulan
  • Disertai nyeri, perubahan bentuk penis, atau gangguan ejakulasi
  • Memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit jantung
  • Mengganggu hubungan dan kesehatan mental

Cara Diagnosis Disfungsi Ereksi

Diagnosis dilakukan melalui:

  • Wawancara medis dan seksual
  • Pemeriksaan fisik
  • Tes darah (gula darah, hormon, kolesterol)
  • Tes ereksi malam hari
  • Pemeriksaan tambahan bila diperlukan

Pengobatan Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi dapat diatasi dengan pengobatan yang tepat sesuai penyebabnya.

1. Perubahan Gaya Hidup

  • Berhenti merokok
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Olahraga teratur
  • Menurunkan berat badan
  • Tidur cukup

2. Obat-obatan

  • Obat oral (sesuai resep dokter)
  • Terapi hormon bila kadar testosteron rendah

3. Terapi Psikologis

  • Konseling
  • Terapi pasangan
  • Manajemen stres

4. Tindakan Medis

  • Alat bantu ereksi
  • Suntikan penis
  • Operasi (pada kasus tertentu)

Cara Mencegah Disfungsi Ereksi

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  • Menjaga pola makan sehat
  • Mengontrol gula darah dan tekanan darah
  • Rutin berolahraga
  • Mengelola stres
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin

Disfungsi Ereksi dan Hubungan dengan Penyakit Lain

Disfungsi ereksi sering kali menjadi tanda awal penyakit serius, seperti:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Gangguan pembuluh darah

Oleh karena itu, DE tidak boleh diabaikan dan perlu ditangani secara menyeluruh.

Kesimpulan

Disfungsi ereksi adalah masalah kesehatan pria yang umum dan dapat diatasi. Dengan mengenali penyebab, melakukan diagnosis yang tepat, serta menjalani pengobatan yang sesuai, kualitas hidup dan hubungan seksual dapat kembali membaik.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika Anda mengalami gangguan ereksi.

whatsapp
Hubungi Kami